Content Marketing: Pengertian, Manfaat, dan Contoh Penerapannya!

Waktu Membaca: 10 Menit

Daftar Isi

Content marketing merupakan salah satu jenis strategi bisnis yang memiliki dampak penting terhadap pemasaran. Di era serba teknologi saat ini, Anda harus menerapkan strategi pemasaran berbasis konten yang menarik dan inovatif.

Sekilas Tentang Content Marketing

Sebelum membahas bagaimana contoh penerapan pemasaran berbasis konten, ada baiknya Anda perlu mengetahui apa itu content marketing lebih lanjut.

Pemasaran berbasis konten adalah kegiatan marketing lewat cara membuat, mengemas, dan mendistribusikan konten yang tujuannya untuk menarik banyak target konsumen dalam bisnis.

Tidak hanya itu, tujuan dari konsep pemasaran konten ini cukup memberikan dampak positif terhadap berbagai skala bisnis, baik kecil, menengah, atau atas. Tujuan-tujuan tersebut meliputi:

Pelaksanaan pemasaran konten bisa memberikan hasil yang lebih efektif dan sesuai dengan harapan atau target pemasaran. Tujuan ini bisa tercapai jika Anda menggunakan konsep pemasaran konten yang matang dan konsisten.

Pemasaran jauh lebih menarik dan peluang kemenangan saat berkompetisi dengan pesaing bisnis lebih besar. Dalam penerapannya, Anda harus menginvestasikan waktu dan uang, agar pemasaran berbasis konten mengenai bisnis Anda bisa berjalan dengan baik.

Keberadaan pemasaran konten bisa bantu Anda mengenal dan memahami siapa target konsumen bisnis Anda yang sebenarnya. Dalam bisnis, target konsumen ini dibedakan dalam beberapa klasifikasi, mulai dari usia, gender, hingga kesanggupan finansial.

Dalam hal ini, Anda bisa dengan mudah mengetahui apa yang dibutuhkan oleh target konsumen. Semakin mudah Anda mengenali dan paham dengan kebutuhan mereka, maka semakin kecil kesalahan dalam kegiatan marketing yang Anda lakukan.

6 Manfaat Pemasaran Konten untuk Kepentingan Bisnis

Dari sedikit penjelasan sebelumnya, tujuan utama dari content marketing adalah mempromosikan bisnis melalui konten yang akan meningkatkan engagement dan exposure bisnis yang Anda kelola. Selain tujuan utama tersebut, berikut beberapa manfaat dari pemasaran konten yang perlu Anda ketahui:

1. Menciptakan Pesona Bisnis yang Profesional

Manfaat yang pertama adalah membangun pesona atau citra bisnis yang Anda kelola terlihat profesional.

Yup, konten yang Anda buat dan kemas secara menarik akan membuat para calon customer merasakan keseriusan Anda dalam memasarkan produk bisnis. Hal ini juga akan membuat tingkat kepercayaan calon customer meningkat dan terpengaruh oleh pemasaran konten yang Anda buat.

2. Bantu Brand Bisnis Semakin Terkenal

Manfaat content marketing berikutnya adalah bantu brand bisnis milik Anda semakin terkenal. Selain tercapainya target konsumen, tidak menutup kemungkinan Anda juga akan mendapatkan calon pelanggan lain yang tertarik dengan sajian pemasaran konten bisnis milik Anda.

Salah satu cara agar Anda bisa merasakan manfaat satu ini adalah memanfaatkan kejadian-kejadian viral atau populer sebagai konsep pemasaran.

Misalnya, topik yang sedang viral saat ini adalah Piala Dunia 2022. Jika Anda menggeluti bisnis kafe, Anda bisa membuat pemasaran konten dalam bentuk video marketing seputar experience nonton bareng di kafe milik Anda. Kemudian, upload video marketing tersebut di media sosial, seperti Instagram atau TikTok.

Selain konsep yang berkaitan dengan kejadian viral atau populer, pemilihan saluran media untuk pemasaran juga memiliki kontribusi terhadap jumlah audiens yang Anda jangkau nantinya.

3. Meningkatkan Trafik

Manfaat ketiga ini masih berkaitan dengan manfaat sebelumnya. Jadi, ketika brand bisnis Anda dikenal oleh banyak orang, otomatis jumlah pengunjung website atau media sosial bisnis Anda pun mengalami peningkatkan.

Nah, peningkatan jumlah pengunjung inilah yang dikenal dengan istilah trafik. Jika trafik mengalami peningkatan, maka peluang terjadinya proses transaksi pun ikut mengalami peningkatan. Artinya, omset penjualan Anda bisa meningkat, bahkan melebihi target yang sudah Anda tentukan.

Untuk memaksimalkan jumlah pengunjung, sebaiknya Anda juga harus fokus memaksimalkan promosi di website atau blog dengan menerapkan Search Engine Optimization (SEO). Nantinya, SEO ini akan bantu meningkatkan peringkat website atau blog bisnis Anda di mesin pencarian, seperti Google.

4. Meningkatkan Omset Penjualan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, omset penjualan juga bisa mengalami peningkatan, bahkan melebihi target yang sudah Anda tentukan. Tentu saja caranya adalah menerapkan pemasaran berbasis konten yang menarik dan relate dengan calon customer.

Poin utama dalam melakukan promosi adalah “menjual” kelebihan-kelebihan dari bisnis yang Anda miliki, agar calon konsumen tertarik.

Misalnya, keunggulan dari kafe milik Anda dibanding kafe lainnya adalah suasana yang homey, nyaman, dan estetik. Pastikan calon pelanggan benar-benar bisa merasakan keunggulan tersebut lewat pemilihan desain toko menarik, kelengkapan furniture, dan ornamen tambahan, seperti tanaman atau hiasan dinding.

Jadi, Anda juga harus menunjukkan apa saja keunggulan dari bisnis Anda yang bisa dirasakan oleh calon pelanggan lewat pemasaran konten. Usahakan jumlah uang yang dikeluarkan oleh konsumen sebanding dengan keunggulan yang Anda tawarkan.

Keunggulan inilah yang akan menarik perhatian calon pelanggan untuk berkunjung dan membeli produk bisnis Anda. Semakin banyak pelanggan yang tertarik, maka omset penjualan pun akan mengalami peningkatan.

5. Menciptakan Loyalitas pada Pelanggan

Ketika Anda mempertahankan kualitas dari konten pemasaran, maka loyalitas dari pelanggan pun akan mulai terbentuk. Jika loyalitas sudah terbentuk, maka Anda bisa mencapai target-target penjualan setiap bulannya.

Sebelum terbentuknya loyalitas, umumnya calon pelanggan akan mengikuti media sosial atau channel pemasaran bisnis milik Anda, supaya tidak ketinggalan informasi penting.

Berawal dari mengikuti dan melihat semua konten marketing yang Anda unggah, secara tidak langsung calon pelanggan tersebut akan tertarik dan membeli produk Anda terus menerus.

Ketika loyalitas sudah terbentuk, Anda harus mempertahankan loyalitas para pelanggan dengan cara memberikan program loyalitas. Seperti potongan harga spesial untuk para member, gratis produk tertentu dengan jumlah minimal pembelian tertentu, giveaway, dan program loyalitas lainnya.

Melalui program tersebut, pelanggan akan merasa dihargai dan senang menjadi bagian dari bisnis Anda. Dampaknya, para pelanggan akan tetap setia membeli atau menggunakan produk bisnis Anda ketimbang produk sejenis dari kompetitor.

6. Memperluas Partnership Bisnis

Manfaat terakhir dari penerapan content marketing adalah memperluas partnership bisnis. Dalam menjalankan bisnis, Anda tidak hanya membutuhkan calon pelanggan, akan tetapi juga partnership atau relasi.

Lewat pemasaran konten, Anda bisa menjalin kerjasama dengan berbagai jenis perusahaan yang relevan dengan bisnis Anda. Kerjasama ini akan menimbulkan ekspansi bisnis, baik untuk jangka panjang atau jangka pendek.

Misalnya, Anda akan mengadakan nonton bareng seputar Piala Dunia 2022 di kafe. Demi terwujudnya kegiatan tersebut, Anda pasti membutuhkan peralatan menonton yang memadai, seperti layar lebar dan sound system. Tentu saja, Anda akan mencari partner bisnis yang bisa menunjang peralatan untuk menonton.

Dengan adanya pemasaran konten ini, maka relasi bisnis Anda akan semakin luas dan mempermudah untuk membuat konsep pemasaran di kemudian hari.

Contoh Penerapan Content Marketing

Setelah mengetahui apa itu content marketing dan manfaatnya, Anda juga harus mengetahui apa saja contoh penerapan dari pemasaran konten yang sesuai untuk bisnis Anda. Berikut beberapa contohnya:

1. Pemasaran Konten Lewat Website

Contoh pertama adalah Anda bisa menerapkan pemasaran konten lewat website. Dalam sebuah bisnis, keberadaan website sangat penting, karena bisa menunjukkan seberapa profesionalnya bisnis yang Anda jalankan.

Supaya lebih profesional, tentu saja Anda perlu membuat website bisnis yang informatif dan menarik. Caranya adalah menuliskan visi dan misi bisnis, menyajikan kontak yang bisa dihubungi, menuliskan alamat toko, dan informasi penting seputar data bisnis.

Jangan lupa untuk mengisi website Anda dengan topik-topik yang relevan. Cara membuat website yang relevan bisa Anda mulai dari menampilkan produk-produk yang Anda jual lengkap dengan deskripsi dan harganya, atau juga menyajikan content writing yang informatif dan edukatif.

Jika ingin menampilkan produk untuk berjualan, gunakanlah foto-foto berkualitas tinggi, agar tidak pecah saat dibuka oleh pengunjung. Gunakan copywriting yang menarik dan asyik, agar pengunjung betah membaca dan berlama-lama menjelajahi website bisnis Anda.

Supaya tampilan website bisnis Anda terlihat profesional, Anda bisa menggunakan jasa pembuatan website bisnis sesuai dengan kebutuhan Anda. Selain itu, pertimbangkan pula harga atau budget yang Anda miliki.

2. Memaksimalkan Content Writing di Blog

Penerapan pemasaran konten berikutnya adalah memaksimalkan content writing di blog. Cara ini bisa Anda lakukan jika dengan pemilihan tema dan gaya penulisan yang bebas. Jika ingin menerapkan contoh satu ini, Anda harus mengunggah artikel setiap hari secara konsisten dengan tema yang relevan.

Karena tujuannya adalah sebagai bentuk pemasaran, pastikan isi dari setiap konten berkaitan dengan produk atau bisnis yang Anda kelola.

Misalnya, Anda menulis artikel tentang bagaimana cara membuat kafe ramai dikunjungi oleh pembeli. Beritahu apa saja tipsnya dengan menghubungkannya dengan kafe milik Anda. Contoh, salah satu caranya adalah tempat yang homey, cozy, dan estetik yang diterapkan oleh kafe Anda.

Tidak hanya konsisten dalam mengunggah artikel dan memperhatikan tema-tema tulisan yang menarik, Anda juga harus mempelajari lebih detail mengenai pemasaran konten lewat blog ini.

Salah satu yang tidak boleh Anda abaikan adalah waktu mengunggah artikel. Pemilihan waktu ini tidak boleh sembarangan demi menjaga trafik pengunjung tetap berada di angka yang stabil.

Waktu yang direkomendasikan untuk mengunggah artikel, antara lain prime time, seperti jam 7 pagi, jam 12 siang, atau jam 8 malam. Pilihlah waktu yang peluang pembaca blog Anda tinggi, seperti prime time tersebut.

3. Menggunakan Konsep Video Marketing

Contoh content marketing berikutnya adalah membuat pemasaran dalam bentuk konten video. Dibandingkan tulisan, konten video memang lebih menarik target audiens. Selain itu, konten video juga menjadi alternatif bagi para audiens yang tidak suka membaca atau memiliki keterbatasan waktu untuk membaca artikel Anda.

Anda harus mengemas konten video semenarik mungkin. Pilihlah tema, model, dan durasi video sesuai dengan platform yang Anda gunakan nantinya.

Misalnya, Anda akan membuat konten video untuk Instagram. Salah satu fitur Instagram yang bisa Anda manfaatkan adalah Instagram Story dan Reels. Karena di fitur Instagram Story hanya berdurasi kurang dari 30 detik, Anda bisa membuat konten yang singkat, padat, dan jelas tujuan pemasarannya.

Sebaliknya, jika Anda ingin mengunggah konten video pemasaran di Reels Instagram, Anda bebas membuat konten berdurasi yang panjang. Namun, pastikan isi konten tetap menarik, informatif, dan persuasif.

Selain Instagram, Anda juga bisa memanfaatkan media sosial lain, seperti TikTok atau YouTube. Anda bebas menentukan jenis platform untuk kegiatan pemasaran sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

4. Mendesain Infografik yang Menarik

Selanjutnya adalah mendesain infografik yang menarik sebagai salah satu strategi pemasaran berbasis konten. Saat ini, jenis konten seperti audio visual sangat disukai oleh audiens.

Fenomena ini bisa Anda manfaatkan untuk membuat konten pemasaran dalam bentuk infografik seperti gambar yang dilengkapi oleh tulisan. Dalam hal ini, Anda membutuhkan gambar yang berkualitas dan copywriting yang tepat, agar infografik yang Anda unggah tepat sasaran.

Konten infografik ini sangat cocok untuk platform media sosial, seperti Instagram dan Twitter. Penerapan infografik ini bisa Anda lakukan untuk produk-produk yang Anda jual dan sedang diskon. Misalnya, produk minuman B sedang diskon 10%, untuk informasi lengkapnya bisa disimak di website yang tertera.

5. Bekerjasama dengan Influencer

Supaya konsep konten pemasaran Anda lebih optimal, Anda bisa mengajak influencer untuk mempromosikan bisnis Anda. Pilihlah influencer yang relevan dan memiliki pengikut yang menjadi bagian dari target konsumen Anda.

Misalnya, Anda menjalankan bisnis kafe kekinian, tentu saja target bisnis Anda adalah para anak muda. Sedangkan influencer yang sesuai dengan bisnis Anda adalah food vlogger seperti Magdalena.

Dalam pemilihan influencer ini, Anda juga harus mempertimbangkan apakah food vlogger tersebut sudah pernah bekerjasama dengan kompetitor bisnis Anda? Sebaiknya pilih food vlogger yang belum pernah bekerjasama dengan kompetitor, agar peluang mendapatkan target pasar tinggi.

Hal lain yang juga tidak boleh Anda lewatkan adalah ketersediaan budget untuk bekerjasama dengan influencer tersebut. Biasanya, semakin banyak pengikutnya, maka biaya endorsement juga semakin besar. Seputar biaya, Anda bisa menanyakannya langsung dengan manager dari influencer tersebut.

6. Membuat Konten di Platform Streaming

Keberadaan platform streaming di Indonesia saat ini berkembang sangat pesat dan sudah menjadi bagian dari masyarakat untuk mencari informasi atau hiburan. Nah, perkembangan ini juga bisa Anda manfaatkan untuk membuat konten pemasaran yang menarik dan inovatif.

Salah satu konten yang bisa Anda coba adalah podcast yang bisa disaksikan di YouTube atau didengar lewat Spotify. Seperti namanya, podcast ini hanya berisi obrolan ringan dengan beragam tujuan.

Karena tujuan Anda adalah memasarkan bisnis, Anda bisa membuat konten podcast bertemakan bisnis. Mulai dari tips merintis bisnis, tips bertahan di era gempuran kompetitor, dan tips berhasil mendapatkan target konsumen dalam waktu singkat.

Supaya lebih berbobot, Anda bisa mengajak beberapa orang yang paham dengan tema podcast tersebut, supaya pendengar tertarik. Jika podcast Anda sudah terkenal, maka Anda lebih mudah melakukan promosi seputar bisnis Anda secara soft selling.

Itulah beberapa contoh penerapan dari content marketing yang bisa Anda coba lakukan sesuai dengan kebutuhan dan tujuan bisnis Anda saat ini. Salah satu kunci dari keberhasilan adalah konsisten dalam menerapkan strategi pemasaran. Oleh karena itu, Anda harus konsisten menerapkan contoh-contoh di atas hingga berhasil.

Sudah Tahu Bagaimana Menerapkan Pemasaran Konten yang Tepat?

Dapat disimpulkan bahwa content marketing adalah bagian dari strategi bisnis yang memiliki peran penting untuk perkembangan bisnis. Di era serba teknologi saat ini, sudah seharusnya Anda bergeser menerapkan promosi berbentuk konten melalui beberapa media, seperti Instagram, Twitter, TikTok, dan website.

Konten yang menarik berawal dari ide-ide yang brilian. Oleh karena itu, Anda harus banyak melakukan observasi dan peka terhadap isu-isu terkini yang bisa Anda gunakan sebagai tema pemasaran berbasis konten.

Sudah siap menerapkan konten pemasaran yang tepat untuk bisnis Anda? Jika masih ragu dalam membuat konten pemasaran, Anda bisa mengandalkan agensi digital marketing terbaik di Indonesia.